Selasa, 05 Februari 2013

lima februari 2013

Saya tidak pernah setuju kalau orang menyatakan bahwa “semakin tua kamu, semakin tak peduli dengan momen yang biasanya berarti, bahkan ada saatnya dimana kamu lupa dengan ulangtahunmu sendiri,” saya tidak pernah percaya. Tidak, sebelum saya akhirnya lima februari tahun ini datang. Jika tahun-tahun sebelumnya hari ini adalah hari yang paling saya tunggu-tunggu- dimana ada kebahagiaan tumpah ruah dimana-mana, tahun ini saya bahkan tidak tertarik untuk merayakan apa-apa. Yang saya tahu, tahun ini saya menjadi dua puluh tiga tahun, dan itu kedengarannya kurang baik.
Saya bahkan lupa dengan lima februari, jika pagi ini saya tidak bangun, menyalakan lampu dan menemukan kado-kado berbungkus cantik di atas meja belajar, oh tunggu, mungkin sekarang namanya meja kerja. Kado-kado cantik itu bertuliskan ucapan selamat dari papa dan mama, adik-adik, dan orang spesial yang sudah menjadi teman baik saya selama bertahun-tahun. Saya sengaja tidak membukanya, menaruhnya diatas meja, karena saya buru-buru harus mandi, sarapan dan berangkat kerja.
Seperti pria-pria terhormat lainnya, hari ini saya berangkat ke kantor dengan rapi, kemudian memutar lagu-lagu favorit saya di perjalanan, juga duduk manis di meja kerja dari jam setengah delapan hingga jam empat sore, hari ini berlalu begitu saja, sama seperti selasa-selasa lainnya. Kecuali satu kejadian lucu dimana ada perayaan ulangtahun kecil-kecilan di kantor. Dimana ada rainbow cake yang besar dan lilin warna-warni, disini saya juga melibatkan diri dengan bertepuk tangan dan menyanyikan dengan riang beberapa lagu ulangtahun… untuk atasan saya. Ada kelucuan yang susah dijelaskan ketika kau merayakan ulangtahun orang lain di hari ulangtahunmu dan tak satu orang-pun menyadari hari itu juga adalah harimu.
Di perjalanan pulang saya tiba-tiba teringat lima februari berkesan di tahun-tahun sebelumnya. Di lima februari ketika saya berumur lima tahun dimana ada kue tart besar yang saya potong hati-hati karena tak ingin merusak tulisan nama saya diatasnya. Kemudian lima februari ketika saya digotong ramai-ramai dari kamar saya di tingkat dua kemudian disiram dengan adonan makanan sisa sebelum diceburkan ke kolam depan asrama. Kemudian lima februari tahun lalu saya berkeliling semarang sehari penuh dengan sahabat saya, memed. Kemudian singgah pada pikiran tentang lima februari tahun ini. Hari ini saya dua puluh tiga tahun dan betapa cepatnya waktu berjalan hingga menyisakan jejak-jejak yang samar. Saya jadi ingat teori relativitas Einsten yang mengatakan bahwa sesuatu yang kompleks bisa terjadi dalam sekejap. Hari ini saya dua puluh tiga tahun, apakah waktu yang saya punya telah saya gunakan sebaik mungkin untuk mencapai apa-apa yang saya harapkan dalam hidup? atau angka dua puluh tiga ini sebagai momentum untuk mengingatkan betapa banyak waktu yang terbuang sia-sia karena kelalaian saya menggunakannya dengan baik?
Malam ini saya membuka kado-kado yang saya terima. Semua sepertinya sepakat menghadiahkan saya benda-benda khas pegawai baru. Satu yang berbeda adalah kado dari seorang teman lama yang baik, yang tidak lupa dengan hari ulangtahun saya meski sudah tinggal di pulau berbeda. Saya membuka kadonya dengan senyum mengembang. Ada sebuah surat dan jurnal bermotif peta dunia. Entah mengapa saya merasa senang sekali. Rupanya dia tidak lupa dengan hal-hal yang saya sukai. Terimakasih ya, saya janji, jika tiba waktunya saya berkelana, saya akan tuliskan semua yang saya lewati di jurnal ini.
Setelah mencuci muka dan menyikat gigi serta berganti baju tidur saya mulai berpikir hari ini tidak begitu spesial, tapi saya merasa oke,tidak seperti biasanya. Jika “mulai melupakan hal-hal sepele” adalah salah satu indikator orang telah menjadi dewasa, mungkin ini bisa dibilang berita gembira. akhirnya saya mulai menunjukkan ciri-ciri pria dewasa dan tentunya orang-orang dekat saya akan gembira. Tapi bisa juga berita buruk, karena mungkin saja beberapa tahun kedepan saya akan kehilangan imajinasi dan cara-cara unik untuk menyenangkan hati. Lalu, karena takut berpikir terlalu banyak, saya mematikan lampu dan tertidur pulas.
Tak peduli bagaimana lima februari tahun ini terlewati, selamat ulangtahun, ganteng! Semoga kau temukan apa yang kau cari. :)

2 blabla(s):

Nadia Azka mengatakan...

happy birthday Hans :D
semoga panjang umur dan bahagia selalu.

tahun ini saya bakal berusia kepala dua untuk pertama kalinya dan rasanya... belum siap. dua puluh. nominal usia yang terlampau dewasa untuk ukuran sikap, pola pikir, dan pencapaian saya yg blm masih ada apa-apanya :/

Alvina A. Amir mengatakan...

selamat ulang tahun hans... cheer up itulah yg akan lo rasakan di saat lo ingat ultah lo dan menyadari lo semakin tua huhuhuhuuu... i hate that feeling! but hey! no matter how old we are,, we still deserve to be happy and have fuuunnnnnnn!! hiduuuuuppp 17 tahuun!! #penyangkalan yg tak berujung. XDDDD

 

Blog Template by