Rabu, 15 Oktober 2014

Celana Dalam

Itu hanya cinta
Seperti celana dalam sekali pakai yang
Bisa dibeli di swalayan
Nyaman, tapi tak tahan lama
Jadi kenapa bersedih?
Tinggal buang dan beli lagi

Itu hanya cinta
Tak beda dengan main monopoli
Menyenangkan dalam delusi
Kenyang dengan khayalan
Dan penuh dengan yang palsu-palsu
Jadi kenapa bersedih?
Jika bosan tinggal lempar dalam lemari

Itu hanya cinta
Yang bisa ditemui di jalan-jalan, perempatan
Dimana cinta-cinta dijaja dengan murah
Cinta-cinta temporari, sejam dua jam
Lalu bebas ditinggal pergi
Jadi kenapa bersedih?
Kau akan lupa dan cari lagi

4 blabla(s):

Windi Adwina Siregar mengatakan...

Kemarin anakku bilang, kalau luka, tidak perlu menangis, apalagi meraung-raung. Luka akan sembuh dengan sendirinya.
Gitu :p

Hans Brownsound ツ mengatakan...

ah, anaknya pintar sekali
<3
namanya siapa win?

Windi Adwina Siregar mengatakan...

Hahahaha.. anakku suka nyeletuk tiba-tiba yang buat aku jungkir balik karena merasa kurang dewasa dan bijak :p.
Namanya Raffi, 11 yo ^^

hana tsurayya mengatakan...

that's not love, that's just lust

 

Blog Template by