Selasa, 21 Oktober 2014

Jika Kau Bertanya Kenapa

Jika ia yang membuat pipimu becek,
kesana-kemari dengan mata bengkak
dan berhari-hari kehilangan nafsu makan,
kenapa kau masih mencintainya
seperti pertama kali bertemu?

Jika ia yang telah membuat hatimu remuk,
membuatmu hilang kepercayaan
dan menjadikan duniamu seketika lekang
kenapa ia masih jadi yang pertama muncul di kepalamu
ketika kau membuka mata pagi ini?

Jika ia yang meninggalkanmu untuk orang lain,
mencium bibir yang berbeda, mematahkanmu menjadi tak berdaya
dan menelantarkanmu dengan luka yang menganga
kenapa masih ada bagian dalam dirimu yang berharap
ia akan kembali dan memelukmu lagi?

Karena cinta itu dungu, keras kepala
dan kau tak pernah belajar.

6 blabla(s):

Windi Adwina Siregar mengatakan...

Pada akhirnya, rindu akan menjadi lelah..
Penantian tak hidup selamanya, Hans :)

desyanans mengatakan...

Hahaha... *ketawa kecut*

hana tsurayya mengatakan...

fool myself repeatedly, that I could ever triumph over love

Hans Brownsound ツ mengatakan...

windi: bener bener, penantian tak hidup selamanya.
desyana dan hana: hey, sahabat satu club! :))

norma mengatakan...

PAHIT

mlle.merissa's zone mengatakan...

That's why, cinta itu selalu membuat kita ga rasional dalam berpikir which is in the end made us look like a crazy people both when we were in love and broken heart

 

Blog Template by